Makan Kangkung Menyebabkan Kantuk? Mitos atau Fakta?

Makan Kangkung Menyebabkan Kantuk? Mitos atau Fakta?

Salah satu sayuran populer dan digemari banyak orang adalah kangkung. Meskipun harganya yang murah, namun kangkung bisa diolah menjadi hidangan yang lezat. Terlepas dari rasanya yang lezat, mengonsumsi kangkung dipercaya menyebabkan kantuk. Mitos atau fakta kangukung menyebabkan kantuk?

Hingga saat ini belum ada penelitian yang secara khusus menyatakan kangkung dapat menyebabkan kantuk pada manusia. Namun ada beberapa pendapat yang menyatakan kandungan kalium dalam kangkung adalah penyebab munculnya kantuk.

Kandungan kalium yang tinggi sebenarnya menyebabkan tekanan darah berkurang. Hal ini dapat menyebabkan orang merasa rileks. Namun bagi sebagian orang efek tersebut dianggap sebagai tanda kantuk.

Kangkung biasanya dimasak untuk dijadikan lauk untuk makan. Jadi perlu diperhatikan juga makanan yang dikonsumsi bersamaan dengan kangkung. Makanan yang mengandung karbohidrat seperti nasi, dan kentang jika dikonsumsi berlebihan juga mengakibatkan rasa kantuk.

Selain dua hal di atas, pada dasarnya manusia secara alami mengalami kantuk pada siang hari meskipun tidak mengonsumsi kangkung atau karbohidrat berlebihan.

Terlepas dari itu semua, faktanya kangkung memiliki kandungan gizi yang baik bagi kesehatan tubuh. Dalam 100 gr kangkung mentah, terdapat 3,4 gr protein, 3,9 gr karbohidrat, dan 2 gr serat. Selain itu kangkung mengandung vitamin A dan C yang tinggi. Kandungan lain pada kangkung adalah kalium sebanyak 250,1 miligram (mg), 67 mg kalsium, 2,3 mg zat besi, 65 mg natrium, serta 54 mg fosfor.

Banyaknya kandungan bermanfaat dalam kangkung tentu bagus bagi kesehatan tubuh. Jangan sampai ragu untuk mengonsumsi kangkung gara-gara mitos bikin kantuk. Pengolahannya juga mudah, cukup dengan ditumis saja kangkung menjadi masakan yang lezat. Namun yang tidak boleh dilewatkan adalah menggunakan Kaldu AlaNia untuk menyedapkan tumis kangkungnya ya.

Kaldu AlaNia – Lezatnya Sehat

www.kaldualania.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.