Meningkatnya kesadaran akan pola hidup sehat kian bertambah. Bahkan saat pandemi COVID-19 menyebabkan orang-orang mencoba untuk hidup sehat dengan berbagai cara. Salah satu cara hidup sehat yang meningkat pesat saat pandemi adalah diet vegan.

Penyebaran awal COVID-19 yang diduga berasal dari kebiasaan warga Wuhan mengonsumsi hewan liar seperti kelelawar menjadikan orang-orang lebih memilih untuk mengonsumsi makanan berbasis nabati. Hal inilah yang menyebabkan diet vegan ataupun diet lain yang mengutamakan konsumsi nabati cukup meningkat.

Berdasarkan Veganuary, kampanye yang mengajak orang untuk mencoba pola makan berbasis nabati setiap bulan Januari, peminatnya meningkat di seluruh dunia. Di Indonesia sendiri berdasarkan survey FMCG Gurus Indonesia, pandemi mendorong 95 persen konsumen melakukan berbagai cara agar tetap sehat. Peningkatan minat pola makan plant-based, vegetarian, dan flexitarian mengalami peningkatan berdasarkan survey ini.

Diet yang berbasis nabati sendiri memang telah terbukti secara ilmiah berdampak baik pada kesehatan dan juga mampu membantu dalam menurunkan berat badan. Maka tak heran diet ini menjadi pilihan banyak orang untuk menjalani pola hidup sehat.

(baca juga : Bingung Pilih Metode Diet? Coba 5 Diet yang Terbukti Efektif Secara Ilmiah Ini!)

Namun perlu diperhatikan bahwa menjalani diet berbasis nabati atau diet apapun harus diperhitungkan dengan baik agar bisa memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh kita. Selain mendapatkan manfaat kesehatan, menjalankan diet vegan juga akan berdampak baik pada lingkungan sebagaimana ideologi awal tercetusnya diet vegan.

Bagaimana dengan teman-teman? Sudah menjalankan diet vegetarian atau baru mulai mencoba? Jangan lupa coba Kaldu AlaNia Vegetarian Non MSG agar masak menu vegetarian di rumah menjadi lebih enak dan tetap sehat ya.


danikustiawan

Content Creator - Learner - Basketball Addict

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.