Bungkus Makanan Menggunakan Daun Jati, Apakah Sehat?

Bungkus Makanan Menggunakan Daun Jati, Apakah Sehat?

Makanan tradisional Indonesia sudah tidak asing dibungkus menggunakan berbagai jenis daun. Jenis daun yang paling sering digunakan adalah daun pisang, namun ada beberapa jenis daun lain yang juga sering digunakan, seperti daun kelapa, daun bambu, daun mangkok, dan daun jati.

Bagi para pecinta kuliner tradisional Indonesia tentu sudah tak asing lagi dengan hal ini, salah satu contohnya adalah Nasi Jamblang khas Cirebon yang menggunakan daun jati sebagai pembungkus atau alasnya. Selain Nasi Jamblang, daun jati juga sering digunakan untuk bungkus Tempe, Nasi Jangkrik khas Kediri, dan Tape Ketan. Namun apakah menggunakan daun jati untuk membungkus dan sebagai alas makanan itu sehat? Dan apakah ada manfaatnya?

Selain memebrikan aroma yang khas pada makanan, manfaat membungkus makanan hangat dengan daun jati bisa menahan panas makanan lebih lama. Hal ini disebabkan oleh tekstur daun jati yang tebal dan lebar sehingga bisa lebih lama menjaga panas dari makanan.

Namun manfaat yang paling penting dalam penggunaan daun jati (dan jenis daun lain yang telah disebutkan) adalah sehat atau aman daripada menggunakan pembungkus lain seperti plastik, styrofoam, atau bahkan kertas minyak sekalipun. Meskipun lebih praktis dalam penggunaannya, menggunakan plastik, styrofoam, dan kertas minyak dikhawatirkan adanya bahan kimia yang tercampur ke dalam makanan, terlebih saat makanan dalam kondisi panas.

Asalkan kebersihan daun jati itu terjaga, penggunannya dalam membungkus atau menjadi alas makanan tentu aman dan terhindar dari bahan kimia yang tidak baik bagi kesehatan kita. Jadi teman-teman tidak perlu ragu atau takut untuk mengonsumsi makanan tradisional yang dibungkus dengan daun-daun seperti daun jati.

 

Kaldu AlaNia – Lezatnya Sehat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.